Berita / PINTU IBADAH SEPULUH MALAM TERAKHIR DIBUKA: OTORITAS MASJIDILHARAM DAN NABAWI RESMI UMUMKAN PENDAFTARAN ITIKAF RAMADHAN 1447H
05 Mar 2026

PINTU IBADAH SEPULUH MALAM TERAKHIR DIBUKA: OTORITAS MASJIDILHARAM DAN NABAWI RESMI UMUMKAN PENDAFTARAN ITIKAF RAMADHAN 1447H

Image PINTU IBADAH SEPULUH MALAM TERAKHIR DIBUKA: OTORITAS MASJIDILHARAM DAN NABAWI RESMI UMUMKAN PENDAFTARAN ITIKAF RAMADHAN 1447H News

Makkah/Madinah – Menyambut datangnya bulan suci yang penuh berkah, otoritas yang mengelola Dua Masjid Suci secara resmi membuka gerbang pendaftaran bagi umat Islam yang ingin menunaikan ibadah itikaf di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah. Program spiritual ini diselenggarakan khusus untuk menghidupkan sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis, pendaftaran akan dimulai secara serentak pada Jumat, 20 Februari 2026, atau bertepatan dengan 3 Ramadhan 1447 H. Sistem pendaftaran akan aktif mulai pukul 11.00 waktu setempat, dan hanya dapat diakses melalui portal daring yang telah disediakan.

Periode pelaksanaan itikaf tahun ini dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari, dimulai dari tanggal 9 Maret 2026 (20 Ramadhan 1447 H) hingga 19 Maret 2026 (30 Ramadhan 1447 H). Rentang waktu ini mencakup malam-malam ganjil yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Islam, di mana kemuliaan Lailatul Qadar diyakini hadir, menjadikannya momen krusial untuk meningkatkan kualitas ibadah, muhasabah diri, dan memperbanyak tilawah Al-Qur’an.

Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran

Otoritas pengelola menetapkan bahwa program itikaf ini terbuka bagi kaum muslimin dan muslimat. Namun, terdapat sejumlah ketentuan administratif yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Pendaftar wajib merupakan warga negara Arab Saudi atau pemegang izin tinggal sah (iqamah) yang telah berusia minimal 18 tahun. Pihak pengelola juga akan melakukan penyesuaian kapasitas dan pengaturan teknis untuk akomodasi jamaah laki-laki dan perempuan di masing-masing masjid.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring sepenuhnya dan tidak melayani pendaftaran langsung di lokasi masjid. Berikut adalah tahapan yang harus dilalui calon peserta:

  1. Akses Portal Resmi: Jamaah diharuskan mengunjungi laman pendaftaran itikaf yang telah ditentukan di laman resmi layanan elektronik Dua Masjid Suci.

  2. Autentikasi Identitas: Pendaftar harus masuk menggunakan sistem autentikasi nasional Nafath, yang terintegrasi dengan data kependudukan Arab Saudi. Bagi yang belum memiliki akun, diwajibkan untuk membuatnya terlebih dahulu.

  3. Seleksi Lokasi: Setelah berhasil masuk, langkah selanjutnya adalah memilih lokasi pelaksanaan itikaf, apakah di Masjidil Haram (Makkah) atau Masjid Nabawi (Madinah).

  4. Pengisian Data dan Pengiriman: Jamaah wajib melengkapi formulir dengan data pribadi yang akurat, menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku, kemudian mengirimkan permohonan pendaftaran.

Otoritas setempat menegaskan bahwa mengingat kapasitas masjid yang terbatas, seluruh permohonan pendaftaran akan melalui proses seleksi yang ketat. Jamaah yang dinyatakan lolos seleksi akan menerima konfirmasi resmi melalui pesan singkat (SMS) ke nomor ponsel yang telah didaftarkan saat proses pendaftaran.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pengelola Dua Masjid Suci dalam menata pelaksanaan ibadah selama Bulan Ramadhan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kekhusyukan, ketertiban, keamanan, dan kenyamanan seluruh jamaah yang beritikaf dapat terjaga, terutama di sepuluh malam terakhir yang memiliki nilai spiritual paling agung.

Whatsapp Chat Admin