Berita / SEJARAH PENYARIATAN PUASA RAMADHAN DAN MAKNA IBADAH PUASA
24 Feb 2026

SEJARAH PENYARIATAN PUASA RAMADHAN DAN MAKNA IBADAH PUASA

Image SEJARAH PENYARIATAN PUASA RAMADHAN DAN MAKNA IBADAH PUASA News

Ibadah puasa di bulan Ramadhan bukan hanya tradisi rutinitas tahunan tetapi merupakan kewajiban yang ditetapkan langsung oleh Allah SWT melalui wahyu kepada Nabi Muhammad ﷺ. Puasa Ramadhan ditetapkan setelah umat Islam mulai membangun kehidupan komunitas yang teratur di Madinah pasca hijrah Nabi ﷺ dari Mekkah, dan sejak itu menjadi salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang telah baligh, berakal sehat, dan mampu melaksanakannya.

Secara historis puasa Ramadhan pertama kali disyariatkan pada tahun kedua Hijriah, yang bertepatan dengan sekitar tahun 624 Masehi atau sekitar delapan belas bulan setelah hijrah Nabi ﷺ ke Madinah. Pada masa itu, wahyu yang memerintahkan puasa turun kepada Nabi ﷺ dan kemudian disampaikan kepada para sahabat untuk dilaksanakan sebagai kewajiban umat Islam.

Perintah ini tertuang dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183–185, yang menyatakan bahwa puasa diwajibkan atas orang-orang yang beriman sebagaimana diwajibkan atas umat terdahulu agar mereka menjadi orang-orang yang bertakwa. Ayat ini juga menjelaskan syarat sah puasa, aturan qadha bagi yang sakit atau bepergian, dan menggambarkan Ramadhan sebagai bulan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.

Peristiwa penyariatan ini juga menandai praktik puasa Ramadhan yang berbeda dengan puasa sebelumnya. Sebelum kewajiban puasa Ramadhan ditetapkan, umat Islam terkadang melakukan puasa tertentu secara sukarela atau berdasarkan tradisi ibadah sebelumnya seperti puasa ‘Ashura. Namun setelah ayat 183 turun, puasa selama bulan Ramadhan menjadi ibadah wajib yang harus dilaksanakan setiap tahun bagi yang memenuhi syarat.

Sejak saat itu Nabi Muhammad ﷺ menjalankan puasa Ramadhan bersama para sahabat dan terus melekat sebagai ibadah tahunan hingga saat ini. Dengan kewajiban puasa Ramadhan ini umat Islam di seluruh dunia tidak hanya melatih diri menahan lapar dan haus tetapi juga memperkuat kesabaran, pengendalian diri, keikhlasan, dan kedekatan spiritual kepada Allah SWT, yang menjadi inti dari makna ibadah puasa itu sendiri. 

 

Sumber : https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5936227/kapan-puasa-ramadhan-pertama-kali-disyariatkan

Whatsapp Chat Admin