BAI’AT AQABAH KEDUA: PERJANJIAN YANG MEMBUKA JALAN HIJRAH
Bai’at Aqabah Kedua adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada tahun ke-13 kenabian atau sekitar tahun 622 M. Peristiwa ini merupakan perjanjian antara Nabi Muhammad ﷺ dan sejumlah penduduk Yatsrib (yang kemudian dikenal sebagai Madinah). Perjanjian ini berlangsung di sebuah tempat bernama Aqabah, dekat Mina di Makkah, pada saat musim haji. Bai’at ini menjadi titik penting dalam perjalanan dakwah Islam karena membuka jalan bagi kaum Muslimin untuk berhijrah ke Madinah.
Dalam pertemuan tersebut, sekitar 73 laki-laki dan 2 perempuan dari Yatsrib datang secara diam-diam untuk menemui Rasulullah ﷺ pada malam hari. Dua perempuan yang ikut serta adalah Nusaibah binti Ka’ab dan Asma binti Amr bin ‘Adi. Mereka berkumpul secara rahasia karena khawatir diketahui oleh kaum Quraisy yang menentang dakwah Islam di Makkah. Rasulullah ﷺ datang ke tempat pertemuan itu ditemani oleh pamannya, Al-Abbas bin Abdul Muthalib.
Dalam pertemuan tersebut, Rasulullah ﷺ menjelaskan ajaran Islam dan meminta komitmen dari penduduk Yatsrib untuk beriman kepada Allah serta mendukung dakwah Islam. Kaum Muslimin Yatsrib kemudian berjanji untuk melindungi Nabi ﷺ sebagaimana mereka melindungi keluarga mereka sendiri. Bai’at ini bahkan dikenal juga dengan sebutan “Bai’at Perang” karena mereka siap mempertahankan Rasulullah ﷺ dari musuh, termasuk jika harus berperang.
Setelah bai’at ini selesai, kaum Muslimin Yatsrib berkomitmen untuk menyambut dan melindungi kaum Muslimin yang akan berhijrah dari Makkah. Perjanjian ini bukan hanya janji keimanan, tetapi juga kesepakatan sosial dan politik yang mengikat antara kaum Muslimin Makkah dan Yatsrib. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Madinah siap menjadi tempat perlindungan bagi dakwah Islam yang saat itu mendapat tekanan besar di Makkah.
Bai’at Aqabah Kedua kemudian menjadi langkah penting yang mengawali peristiwa hijrah Nabi Muhammad ﷺ ke Madinah. Setelah perjanjian ini, Rasulullah ﷺ memerintahkan para sahabat untuk berhijrah secara bertahap ke Madinah. Hijrah ini akhirnya menjadi awal terbentuknya masyarakat Islam yang
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Bai%27at_%27Aqabah_Kedua