BEBERAPA HAL YANG PERLU INTROSPEKSI NIAT SEBELUM MEMASUKI RAMADHAN
Memasuki bulan Ramadhan adalah momen istimewa bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun sering kali saat menyambut Ramadhan niat kita bisa saja kurang bersih karena hal-hal duniawi yang ikut menyertainya. Sebelum memasuki bulan suci ini penting untuk introspeksi niat agar ibadah yang dilakukan benar-benar karena Allah dan bukan semata karena motivasi duniawi.
Salah satu hal yang perlu dievaluasi adalah kegembiraan menyambut Ramadhan yang hanya karena keuntungan duniawi seperti musim jualan pernak-pernik Ramadhan atau sibuk memilih tempat buka puasa gratis yang enak. Jika tujuan utama adalah mencari keuntungan materi atau kenyamanan semata, maka perlu diluruskan niatnya agar fokus pada meningkatkan ibadah dan meraih pahala akhirat.
Selanjutnya kita perlu mengevaluasi perubahan perilaku yang hanya sementara selama Ramadhan, misalnya tampil lebih agamis atau memakai hijab syar’i hanya ketika bulan suci dan kembali seperti semula setelahnya. Niat seperti ini harus diintrospeksi dan diperbaiki agar perubahan itu benar-benar menjadi bekal kebaikan yang berkelanjutan, bukan sekadar tren sesaat.
Bagi para penceramah, imam, atau pengisi acara kajian, penting juga memeriksa niat di balik aktivitas dakwah selama Ramadhan. Apakah tujuan utama adalah menyampaikan ilmu dan mengajak ke jalan Allah atau justru memilih tempat tampil berdasarkan amplop atau honor yang lebih besar. Introspeksi ini membantu menjaga keikhlasan dalam berdakwah sepanjang Ramadhan.
Dengan introspeksi niat sebelum Ramadhan kita bisa lebih siap batiniah dalam menjalankan ibadah puasa dan amalan lainnya. Niat yang benar akan membuat setiap ibadah selama Ramadhan tidak hanya rutinitas tetapi menjadi sarana perbaikan diri yang membawa keberkahan dunia dan akhirat.
Sumber : https://muslim.or.id/25732-beberapa-hal-yang-perlu-intropeksi-niat-sebelum-memasuki-ramadhan.html