JANGAN TIRU FLEXING QARUN: DAMPAK PAMER HARTA
Fenomena flexing atau pamer kekayaan semakin sering terlihat di media sosial. Banyak orang berlomba menampilkan kemewahan, mulai dari kendaraan, rumah, liburan, hingga gaya hidup mewah. Dalam Islam, sikap seperti ini mengingatkan kita pada kisah Qarun, seorang yang diberi kekayaan luar biasa namun akhirnya binasa karena kesombongan dan kebanggaannya terhadap harta.
Flexing pada dasarnya adalah tindakan memamerkan sesuatu secara berlebihan untuk menunjukkan status, kekayaan, atau pencapaian pribadi. Meskipun terkadang diklaim sebagai motivasi bagi orang lain, praktik ini sering kali menimbulkan dampak negatif seperti rasa minder, tekanan sosial, kecemburuan, dan dorongan untuk hidup konsumtif. Akibatnya, ukuran kesuksesan sering bergeser dari ketakwaan dan akhlak menjadi sekadar kemewahan dunia.
Allah mengabadikan kisah Qarun dalam Surah Al-Qashash. Qarun tampil di hadapan kaumnya dengan segala kemegahan dan perhiasannya sehingga banyak orang terpukau dan berharap memiliki kekayaan seperti dirinya. Namun orang-orang berilmu mengingatkan bahwa pahala Allah jauh lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal saleh daripada kemewahan dunia yang sementara.
Kesalahan terbesar Qarun bukan hanya karena ia kaya, tetapi karena ia merasa kekayaannya diperoleh semata-mata karena kemampuan dirinya sendiri. Ia menganggap hartanya sebagai bukti keistimewaan dan keridhaan Allah, lalu menolak nasihat untuk menggunakan nikmat tersebut sebagai sarana meraih akhirat. Sikap sombong inilah yang akhirnya menjadi sebab kebinasaannya.
Kisah Qarun memberikan pelajaran penting bagi kaum Muslimin di era media sosial. Harta adalah amanah dan ujian dari Allah, bukan alat untuk mencari pujian manusia. Daripada sibuk memamerkan nikmat yang dimiliki, seorang mukmin seharusnya lebih fokus bersyukur, berbuat baik kepada sesama, serta menggunakan hartanya untuk ketaatan. Sebab kemuliaan di sisi Allah tidak diukur dari banyaknya harta, melainkan dari ketakwaan dan amal saleh.
Sumber : https://rumaysho.com/40375-jangan-tiru-flexing-qarun-dampak-pamer-harta-di-media-sosi
al.html