KEUTAMAAN SHALAT DHUHA: WAKTU AFDALNYA DAN JUMLAH RAKAAT YANG DIANJURKAN
Shalat Dhuha merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah. Shalat ini dikenal juga sebagai shalat awwabin, yaitu shalat orang-orang yang senantiasa kembali kepada Allah. Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan shalat Dhuha karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan, di antaranya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat anggota tubuh yang Allah berikan.
Waktu pelaksanaan shalat Dhuha dimulai sejak matahari terbit dan meninggi setinggi tombak hingga menjelang waktu zawal, yaitu sebelum matahari tergelincir ke arah barat. Waktu yang paling utama untuk melaksanakannya adalah ketika matahari sudah mulai terasa panas, sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa waktu terbaik shalat Dhuha adalah ketika anak unta mulai merasakan panas matahari. Hal ini menunjukkan bahwa semakin siang sedikit, maka keutamaannya semakin besar.
Jumlah rakaat shalat Dhuha bervariasi sesuai kemampuan seseorang. Minimalnya dua rakaat, dan boleh dilakukan empat, enam, delapan, bahkan dua belas rakaat sebagaimana yang diriwayatkan dalam beberapa hadits. Tidak ada batas maksimal yang pasti, sehingga boleh dilakukan sesuai kemampuan masing-masing. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam sebagaimana kebiasaan Nabi ﷺ dalam melaksanakan shalat sunnah.
Keutamaan shalat Dhuha sangatlah besar. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap persendian manusia wajib bersedekah setiap pagi, dan dua rakaat shalat Dhuha mencukupi kewajiban sedekah tersebut. Selain itu, shalat Dhuha menjadi sebab dibukanya pintu rezeki dan dilapangkannya kehidupan seorang hamba. Orang yang menjaga shalat Dhuha dengan istiqamah akan mendapatkan kecukupan dan pertolongan dari Allah dalam urusan dunia maupun akhirat.
Shalat Dhuha juga merupakan amalan yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah. Ia menjadi bukti cinta dan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Karena itu, meski hukumnya sunnah, shalat ini sebaiknya dijaga secara rutin meskipun hanya dua rakaat setiap hari. Amalan yang sedikit tetapi dilakukan dengan istiqamah jauh lebih dicintai oleh Allah dibanding amalan besar yang jarang dilakukan. Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi kemudahan untuk menjaga shalat Dhuha setiap hari.
Sumber : https://rumaysho.com/37208-inilah-keutamaan-shalat-dhuha-waktu-afdalnya-dan-jumlah-rakaat-shalat-dhuha-yang-dianjurkan.html